KURIKULUM, PEMBELAJARAN dan SUASANA AKADEMIK

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan mengajar. Program pendidikan mengacu kepada kurikulum berbasis kompetensi (KBK) yang diterbitkan dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI nomor 861/Menkes/SK/X/2006 tentang Kurikulum Pendidikan Diploma III Keperawatan sebagai kurikulum inti dan ditambahkan dengan beberapa pengembangan kurikulum sebagai Muatan Lokal. Jumlah SKS kurikulum inti adalah 96 SKS dan muatan lokal 17 SKS sehingga jumlah keseluruhan adalah 113 SKS.

Kurikulum Berbasis Kompetensi adalah kurikulum yang dikembangkan berdasarkan pada kemampuan atau tindakan cerdas penuh tanggung jawab dari profesi tertentu dalam melaksanakan tugasnya di tempat kerja (Standar Kompetensi). Empat Pilar (The Four Pillars of UNESCO) yang mendasari Kepmendiknas no 232/U/2000 adalah seseorang yang kompeten harus dapat memenuhi persyaratan :

  1. Landasan kemampuan pengembangan kepribadian,
  2. Kemampuan penguasaan ilmu dan keterampilan (know how and know who), dan  kemampuan berkarya (know to do)
  3. Kemampuan mensikapi dan berperilaku dalam berkarya sehingga dapat mandiri, menilai dan mengambil keputusan secara bertanggung jawab (to be).
  4. Dapat hidup bermasyarakat dengan bekerjasama, saling menghormati dan menghargai nilai-nilai pluralisme, dan kedamaian (to live together)

 

Jenis Mata Kuliah dikelompokkan sesuai dengan SK Mendiknas nomor 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar mahasiswa, yaitu :

  1. Kelompok Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) yang merupakan kelompok bahan kajian dan pelajaran untuk mengembangkan manusia Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi luhur, berkepribadian mantap dan mandiri serta mempunyai rasa tanggungjawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
  2. Kelompok Mata Kuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK) adalah kelompok bahan kajian dan pelajaran yang ditujukan terutama untuk memberikan landasan penguasaan ilmu dan keterampilan tertentu.
  3. Kelompok Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKB) adalah kelompok bahan kajian dan pelajaran yang bertujuan untuk membentuk sikap dan perilaku yang diperlukan seseorang dalam berkarya menurut tingkat keahlian berdasarkan dasar-dasar ilmu dan keterampilan yang dikuasai.
  4. Kelompok Mata Kuliah Perilaku Berkarya (MPB) adalah kelompok bahan kajian yang bertujuan untuk membuat sikap dan perilaku yang diperuntukkan seseorang untuk berkarya menurut tingkat keahlian berdasarkan dasar-dasar ilmu dan keterampilan yang dikuasai.
  5. Kelompok Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) adalah kelompok bahan kajian dan pelajaran yang dibutuhkan untuk dapat memahami kaidah berkehidupan bermasyarakat sesuai dengan pilihan keahlian dan berkarya.

 

Adapun profil Mata Kuliah yang diberlakukan di Akper Pemkab Kotim adalah sebagai berikut :

Tabel 17

Profil mata kuliah yang dilaksanakan di Akper Pemkab Kotim

per Desember 2012 (113 SKS)

Smt

Kode MK

Nama MK

Bobot SKS untuk

Status

Bobot

Tugas

K

P

Inti

Mulok

I

WAT.1.01 Agama

1

1

ü

WAT.1.02 Kewarganegaraan

2

ü

WAT.1.03 Bahasa Indonesia

1

1

ü

WAT.2.04 Anatomi Fisiologi

1

1

ü

WAT.2.05 Fisika dan Biologi

1

1

ü

WAT.2.06 Psikologi

1

1

ü

WAT.2.07 Ilmu Gizi

2

ü

WAT.4.01 Konsep Dasar Keperawatan

1

1

ü

WAT.4.02 Kebutuhan Dasar Manusia I

2

2

ü

LOK 1 Bahasa Inggris Muatan Lokal

2

ü

LOK 7 Computerisasi Keperawatan

1

1

ü

II

WAT.4.06 Komunikasi dalam Keperawatan

1

1

ü

WAT.2.05 Mikrobiologi dan Parasitologi

1

1

ü

WAT.4.04 Etika Keperawatan

1

1

ü

ü

WAT.2.06 Farmakologi

1

1

ü

WAT.2.07 Biokimia

1

1

ü

WAT.5.02 Sosiologi

2

ü

ü

WAT.2.08 Patologi

1

1

ü

WAT.4.03 Kebutuhan Dasar Manusia II

2

2+1

ü

ü

LOK 2 Complementery Nursing

2

ü

LOK 3 Pengembangan Kepribadian

2

ü

III

WAT.3.01 Keperawatan Medikal Bedah I

2

2

ü

WAT.3.05 Keperawatan Medikal Bedah II

3

ü

WAT.4.05 Keperawatan Profesional

1

1

ü

WAT.4.08 Promosi Kesehatan

1

1

ü

WAT.4.09 Dokumentasi Keperawatan

 

1

1

ü

WAT.5.01 Manajemen dan Kepemimpinan Dalam Keperawatan

1

1

ü

WAT.5.03 Bahasa Inggris I

1

1

ü

LOK 4 Kewirausahaan

2

ü

IV

WAT.5.04 Bahasa Inggris II

2

ü

WAT.3.03 Keperawatan Anak I

2

2

ü

WAT.3.04 Keperawatan Maternitas I

2

2

ü

WAT.3.09 Keperawatan Medikal Bedah III

2

2

ü

WAT.3.02 Keperawatan Jiwa I

2

2

ü

ü

LOK 6 Satgana

2

ü

V

WAT.3.05 Keperawatan Medikal Bedah IV

3

ü

WAT.3.06 Keperawatan Jiwa II

2

ü

WAT.3.07 Keperawatan Anak II

2

ü

WAT.3.08 Keperawatan Maternitas II

2

ü

WAT.3.10 Keperawatan Komunitas I

2

1

ü

WAT.4.07 Riset Keperawatan

1

1

ü

VI

WAT.3.11 Keperawatan Keluarga

1

1

ü

WAT.3.12 Keperawatan Gerontik

1

1

ü

WAT.3.14 Keperawatan Komunitas II

3

ü

WAT.3.15 Keperawatan Kegawatdaruratan

1

1+1

ü

ü

ü

LOK 5 Penulisan Ilmiah

2

ü

TOTAL

56

56

 

  1. 1.    Pembelajaran

Semester merupakan satuan waktu terkecil yang digunakan untuk menyatakan lamanya masa studi dalam suatu jenjang pendidikan. Program semester berisikan garis-garis besar mengenai hal-hal yang akan dicapai dalam semester tersebut. Penyelenggaraan program pendidikan dari awal sampai akhir dibagi dalam kegiatan semesteran.

Satu semester setara dengan kegiatan pembelajaran 16 – 18 minggu efektif, dengan diikuti evaluasi pada akhir semester. Satu tahun akademik terdiri dari 2 (dua) semester reguler, yaitu semester ganjil dan semester genap. Sesudah selesai kegiatan semester genap, pada bulan Juli dan Agustus dapat diselenggarakan kegiatan semester non reguler (semester pendek).

Semester pendek dimaksudkan untuk memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperbaiki nilai melalui program pengayaan (remedial). Semester pendek tidak diperkenankan untuk mengambil kredit mata kuliah baru. Pelaksanaan semester pendek diatur oleh Direktur Akper Pemkab Kotim sesuai dengan kondisi yang terjadi. Satuan Kredit Semester (SKS) adalah satuan yang digunakan Akper Pemkab Kotim untuk menyatakan :

  1. Besarnya beban studi mahasiswa
  2. Besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha belajar mahasiswa
  3. Besarnya usaha yang diperlukan mahasiswa untuk menyelesaikan suatu program, baik program semesteran maupun program lengkap.
  4. Besarnya usaha penyelenggaraan program pendidikan tenaga pengajar.

 

Harga satu SKS ditetapkan setara dengan beban studi tiap minggu selama satu semester, yang terdiri dari kegiatan-kegiatan : 1 jam kegiatan perkuliahan, 2 jam kegiatan praktikum, 4 jam kerja lapangan. Pengertian 1 jam adalah pelaksanaan pembelajaran selama 60 menit.

Pengertian 1 SKS masing-masing metode pembelajaran adalah :

  1. Teori (T)                 :    1 SKS = 1 jam pertemuan / minggu

Teori adalah kegiatan proses pembelajaran di kelas dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, seminar dan penugasan.

  1. Praktikum (P)       :    1 SKS = 2 jam pertemuan / minggu

Praktikum adalah kegiatan proses pembelajaran yang dilaksanakan di kelas, laboratorium, baik di kampus maupun di lahan praktik untuk melatih kemampuan dan keterampilan yang berfokus pada integritas ilmu dan teknologi.

  1. Klinik (K)/PKL      :    1 SKS = 4 jam pertemuan / minggu

Klinik/PKL adalah kegiatan proses pembelajaran di lahan praktik baik di pelayanan institusi maupun di masyarakat.

 

Adapun beban studi pendidikan Diploma III Keperawatan Program Reguler sebanyak 96 SKS kurikulum inti dan 16 SKS kurikulum pengembangan. Total seluruhnya adalah 112 SKS. Batas masa program pendidikan di institusi diperhitungkan sejak yang bersangkutan terdaftar sebagai mahasiswa semester I, dengan masa terpanjang 10 (sepuluh) semester. Apabila mahasiswa telah sampai pada batas masa studi yang diperkenankan, namun belum dapat menyelesaikan program studinya, maka ia dinyatakan putus studi (Dropped Out/DO). Kalender akademik yang berjalan saat ini di Akper Pemkab Kotim yaitu tahun ajaran 2012/2013 dan jadwal perkuliahan terlampir.

Adapun kegiatan Praktik Klinik yang merupakan bagian dari Mata Kuliah, tergambar dalam tabel 18 berikut ini

Tabel 18

Kegiatan Praktik Klinik sebagai bagian dari Mata Kuliah

di Akper Pemkab Kotim

No

Nama Praktikum/Praktek

Isi praktikum/Praktek

Tempat/Lokasi Praktikum/Praktek

Judul/Modul

Jam Pelajaran

1

PKL RS Jiwa (MK Kep. Jiwa II) Praktek Keperawatan Jiwa II 14 hari kalender RSJ Menur Surabaya

2

PKL RS Type A (MK. Kep. Anak II, Maternitas II, KMB IV) PKL RS Pendidikan 14 hari kalender RSUD dr. Sutomo Surabaya

3

PKL Desa (MK Komunitas II, Kep. Keluarga, Kep. Gerontik) PKL Desa Binaan 30 hari kalender Desa dalam wilayah Kab. Kotim

4

Praktek klinik KGD Modul Praktek Keperawatan Gawat Darurat 16 hari kalender UGD, ICU, Kamar Operasi, Rg. Perawatan I, Puskesmas Rawat Inap Kota Besi, Puskesmas Rawat Inap Bagendang, Puskesmas Pasir Putih, Puskesmas Seranau, UPF KIA Puskesmas Ketapang I

5

Praktek KDM II Praktek Klinik Keperawatan KDM II 40 hari kalender RSUD dr. Murjani

6

Praktek KMB IV, Anak II dan Maternitas II Praktek Klinik Keperawatan 16 hari kalender RSUD dr. Murjani dan UPF KIA Puskesmas Ketapang I

 

Monitoring terhadap perkuliahan melalui jurnal perkuliahan yang dibuat oleh Pengurus Kelas kemudian diserahkan kepada Bagian Evaluasi. Penilaian meliputi jumlah pertemuan, jam mengajar dosen, dan kehadiran mahasiswa. Kehadiran dosen digunakan untuk mengevaluasi ketercapaian pembelajaran, jam mengajar dosen digunakan untuk memberikan reward honorarium dosen dan kehadiran mahasiswa digunakan untuk mengetahui yang tidak boleh mengikuti ujian. Alokasi waktu real pembelajaran yang diselenggarakan, yaitu :

  1. Teori : 54 jam per paket program
  2. Praktek : 39 jam per paket program
  3. Praktikum : 14 jam per paket program
  4. Praktek Kerja Lapangan : 5 jam per paket program

 

Peninjauan kurikulum dilakukan di masing-masing MK lalu dibahas dalam rapat dosen. Jika dianggap perlu perbaikan maka koordinator akan melakukan revisi sesuai dengan kebutuhan. Hasil peninjauan kurikulum sampai dengan Desember 2012 adalah sebagai berikut :

Tabel 19

Hasil Peninjauan Kurikulum dalam 2 tahun terakhir

No

No. MK

Nama MK

MK Baru / Lama / Hapus

Perubahan pada

Alasan Peninjauan

Atas usulan / masukan dari

Berlaku mulai semester /Tahun

Silabus / SAP

Buku Ajar

1

WAT.3.02 Keperawatan Jiwa I Lama

ü

  Menyesuaikan  Hasil Konas Jiwa as-kep dengan pendekatan Diagnosa Tunggal RSJ Menur Surabaya Semester IV tahun 2010

2

WAT.3.15 Keperawatan Kegawatdaruratan Lama

ü

  Mensinergikan pendekatan kegawatdaruratan di klinik dengan mahasiswa sesuai dengan trend penatalaksanaan kegawatdaruratan di klinik Kepala UGD RSUD dr. Murjani Sampit Semester VI tahun 2010

3

LOK 6 Satgana Baru  

Menyesuaikan dengan kebutuhan PMI Kotim dan Badan SAR Daerah demi mendukung kebijakan Bupati Kotim untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana Kepala Markas PMI Kab. Kotim Semester IV tahun 2011

4

LOK 7 Computerisasi Keperawatan Baru     Tuntutan kebutuhan dari klinik Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit HRD dari PT. Wilmar Group Semester I tahun 2012

5

Lok 1 Bahasa Inggris Muatan Lokal Baru     Peningkatan kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Inggris Internal 2011

6

WAT.5.02 Sosiologi Lama

ü

  Perlu penambahan 1 SKS untuk mempelajari tentang antropologi masyarakat Dayak Dinas Sosial 2011

7

WAT.4.03 KDM II Lama

ü

  Perlu penambahan 1 SKS Praktek untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa melakukan tindakan keperawatan Internal 2011

 

  1. 2.    Upaya Perbaikan pembelajaran

Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran maka dilakukan upaya-upaya perbaikan. Evaluasi dilakukan dan dicarikan solusi. Bentuk upaya perbaikan yang dilakukan dapat dilihat dalam tabel 20 berikut ini

Tabel 20

Perbaikan Pembelajaran yang Dilakukan

Butir

Upaya Perbaikan

Tindakan

Hasil

Materi –          Menambah jumlah varians buku-buku perpustakaan

–          Meningkatkan akses internet bagi dosen dan mahasiswa

–          Kepuasan terhadap akses internet meningkat

 

 

 

Metode pembelajaran –          Penggunaan metode kursus dan pelatihan bagi MK tertentu : Keperawatan Gawat Darurat dan metode bermain peran bagi MK Keperawatan Jiwa –          Kepuasan CI KGD dan CI RSJ meningkat

–          Perspektif mahasiswa dalam menangani kasus KGD dan Jiwa berubah lebih baik

–          Mahasiswa lebih percaya diri

Penggunaan Teknologi Pembelajaran –          Perbaikan LCD Projector

–          Penggunaan media film pendidikan dan video pembelajaran

–          Suasana kuliah lebih menyenangkan

–          Visualisasi konsep menjadi lebih konkrit

Cara-cara Evaluasi –          Uji OSCE Skill sebelum praktik klinik di RS –          Mahasiswa lebih siap dan percaya diri saat praktik

  1. 3.    Sistem Pembimbingan Akademik

Pembimbingan Akademik dikenal dengan sebutan Dosen PA atau Dosen Wali. Dosen PA ini ditetapkan dengan SK Direktur dan di perbaharui setiap awal tahun ajaran. adapun distribusi mahasiswa per masing-masing dosen wali dijelaskan dalam tabel 21 berikut ini

Tabel 21

Nama Dosen Pembimbing Akademik dan jumlah mahasiswa bimbingan

di Akper Pemkab Kotim tahun ajaran 2011/2012

No

Nama Dosen Pembimbing Akademik/Wali

Jumlah Mahasiswa Bimbingan

Rata-rata banyaknya

pertemuan/mahasiswa/semester

1

Agus Mulyadi, M.Kep., Sp. Kom.

34 orang

4

2

Nande, SST., MSM.

33 orang

4

3

Zainul Hakim, S.Kep.

33 orang

4

4

Faruk, S.Kep., Ns.

25 orang

4

5

Ns, Kusnadi Jaya, S.Kep.

31 orang

4

6

Yuyun Christyanni, S.Kep., Ns.

26 orang

4

7

Nurul Hikmah, S.Kep., Ns.

26 orang

4

8

Ary Astuti, S.Kep., Ners.

27 orang

4

9

Ns, Erni Zuraida, S.Kep.

30 orang

4

10

Langkap, SST., M.Kes.

33 orang

4

Tabel 22

Proses Pembimbingan

No

Hal

Penjelasan

1 Tujuan Pembimbingan –          Penjelasan struktur dan deskripsi umum tiap-tiap mata kuliah pada semester yang akan berjalan

–          Brainstorming untuk mereduksi masalah-masalah yang dihadapi mahasiswa dalam pembelajaran

–          Evaluasi pencapaian semester sebelumnya

2 Pelaksanaan Pembimbingan Dimulai saat kontrak program, selanjutnya situasional sesuai dengan kebutuhan dan diakhiri saat penyerahan KHS (dalam satu siklus semester)
3 Masalah yang dibicarakan dalam pembimbingan –          Tuntutan kompetensi dari mata kuliah yang akan diambil

–          Critical point dari masing-masing MK

–          Kecemasan, amarah dan rasa frustasi mahasiswa dalam menjalani perkuliahan dan mengajarkan mahasiswa trik/kiat-kiat penyelesaian masalah

–          Membangun motivasi mahasiswa untuk senantiasa semangat dan merenungi kembali goal yang hendak dicapai

–          Masalah-masalah keluarga mahasiswa yang mengganggu pembelajaran/perkuliahan

4 Kesulitan dalam pembimbingan dan upaya untuk mengatasinya Kendala :

–          Tidak ada ruangan khusus diskusi yang memberikan privasi bagi mahasiswa saat bimbingan berlangsung

–          Jika masa pengisian KRS berlangsung biasanya sekelompok mahasiswa mendatangi dosen wali di meja masing-masing secara bersamaan sehingga suasana ruang dosen jadi sangat ramai

Solusi :

–          Beberapa dosen menggunakan Ruangan TU, Kelas yang kosong dan lobby untuk bimbingan

–          Mahasiswa dihimbau untuk tidak datang secara bersamaan

5 Manfaat yang diperoleh mahasiswa dari pembimbingan –          Gambaran tentang sesi perkuliahan di semester yang akan datang

–          Terbangunnya motivasi belajar

–          Belajar pemecahan masalah secara konstruktif

–          Kepuasan

 

  1. 4.    Karya / Tugas Akhir (tahun 2012)

Ujian akhir bagi mahasiswa dikenal dengan sebutan Ujian Akhir Program (UAP). UAP dibagi dalam 3 tahap. Pada periode UAP tahap I mahasiswa melaksanakan praktek klinik di rumah sakit dan mengelola 1 kasus binaan (melakukan asuhan keperawatan terhadap 1 orang pasien). Penguji berjumlah 3 orang, dimana 2 orang dari Akper Pemkab Kotim dan 1 orang dari penguji klinik. Fokus penilaian terhadap penampilan klinik, pengambilan keputusan klinik, proses keperawatan dan skill mahasiswa melakukan tindakan keperawatan. Setelah dinyatakan lulus mahasiswa memasuki UAP tahap II yaitu penulisan studi kasus.

Pada tahap ini mahasiswa dibimbing oleh 2 orang dosen untuk membuat tulisan ilmiah tentang kasus kelolaannya pada UAP tahap I. Lama waktu pembimbingan adalah 14 hari. Bimbingan dilakukan oleh 2 orang dosen yang berperan sebagai Pembimbing 1 dan Pembimbing 2. Peran Pembimbing 1 memberikan arahan dan petunjuk tentang struktur dan konstruksi isi dari KTI yang dibuat sedangkan peranan Pembimbing 2 adalah memonitor terpenuhinya struktur dan konstruksi yang ditetapkan tadi sekaligus menelaah tata tulis dan tata bahasa KTI. Syarat minimal konsultasi mahasiswa terhadap masing-masing pembimbing dalam UAP tahun 2012 adalah minimal 3 kali. Berdasarkan rekapitulasi Panitia UAP tahun 2012, rata-rata konsultasi mahasiswa per dosen adalah antara 6-7 kali pertemuan konsultasi

Setelah dinyatakan selesai bimbingan maka mahasiswa memasuki UAP tahap III yaitu Uji Sidang Komprehensif. Mahasiswa menyampaikan paparan tentang kasus kelolaan dan pembahasannya. Penguji dalam UAP tahap III sama dengan Penguji UAP tahap I. Panitia UAP, Penguji UAP, dan Peserta UAP ditetapkan dengan SK Kepala Dinas Kesehatan Provinsi. Pelaksanaan Ujian Akhir Program (UAP) tahun 2012, mahasiswa dibagi dalam 5 tim dimana masing-masing tim membimbing 16 mahasiswa. Jumlah dosen pembimbing dalam UAP tahun 2012 adalah 10 orang dan jumlah mahasiswa peserta UAP adalah 80 orang. Dengan demikian rasio antara pembimbing dan mahasiswa adalah 1 : 8. Daftar nama-nama pembimbing dan jumlah mahasiswa bimbingan dapat dilihat pada tabel 23.

Tabel 23

Nama-nama dosen pembimbing dan jumlah mahasiswa

yang dibimbing pada periode Ujian Akhir program tahun 2012

No

Tim Dosen

Jumlah Mahasiswa

1

  1. Agus Mulyadi
  2. Nande
16 mahasiswa

2

  1. Kusnadi Jaya
  2. Zainul Hakim
16 mahasiswa

3

  1. Erni Zuraida
  2. Ary Astuty
16 mahasiswa

4

  1. Langkap
  2. Faruk
16 mahasiswa

5

  1. Nurul Hikmah
  2. Yuyun Christyanni
16 mahasiswa

 

 

  1. 5.    Peningkatan Suasana Akademik

Suasana akademik dijaga dengan interaksi yang bermakna antara seluruh unsur civitas akademika. Sesama dosen saling bertegur sapa dengan hangat, begitu juga dengan mahasiswa. Jalinan komunikasi ini juga diakomodir di jejaring sosial (facebook). Setiap permasalahan yang muncul dalam interaksi mahasiswa dan mahasiswa dikonsultasikan kepada dosen wali atau melalui Pembantu Direktur III bidang Kemahasiswaan. Masalah yang berkaitan dengan interaksi dosen dan mahasiswa dikonsultasikan dengan Pembantu Direktur I bidang Akademik. Adapun masalah-masalah yang berkaitan dengan interaksi antara sesama dosen dan/atau staf maka langsung dikonsultasikan kepada Direktur.

Untuk membangun jiwa kebangsaan maka mahasiswa diikutkan berpartisipasi dalam kegiatan seperti Pawai Pembangunan, Upacara Peringatan Hari Besar Nasional, dan untuk memupuk aspek spiritualitas mahasiswa diikutkan dengan kegiatan keagamaan. Sejak tahun 2012 pembinaan mental spiritual menganut sistem liqo, yaitu kelompok belajar dibawah pengawasan 1 orang tutor. Liqo-liqo ini terpisah antara mahasiswa laki-laki dna perempuan. Hal ini diharapkan akan menunjang kehidupan akademik yang berwawasan luas, serta tidak mudah terombang-ambing.

Upaya mereduksi stress dan ketegangan selama perkuliahan dilakukan melalui rekreasi kelas bersama wali kelas, kegiatan olah-raga pada sore hari, nonton bareng dan rekreasi ke Bali bersama dosen dan mahasiswa tingkat III. Momentum yang biasanya digunakan untuk mengumpulkan seluruh unsur civitas akademik dalam satu kesempatan adalah saat perayaan Dies Natalis Akper Pemkab Kotim. Kegiatan yang diselenggarakan antara lain :

  1. Donor darah bekerjasama dengan PMI Kotim
  2. Pelatihan (tahun 2011 pernah diselenggarakan Pelatihan Hypnoterapi) dengan dana yang bersumber dari peserta
  3. Perlombaan olah raga (Tenis Meja, Catur, Futsal, Bola Volly, Tarik Tambang). Diikuti oleh mahasiswa, dosen, tenaga kesehatan dalam wilayah Kotim, SMA/SMK di dalam kota Sampit dan Universitas lain yang ada di Sampit. Dana kegiatan bersumber dari iuran IKM, subsidi dari APBD/BPOM/BLUD, dan dana kontribusi peserta.
  4. Temu kangen antara alumni dan seluruh civitas akademika. Dana bersumber dari dana BPOM/BLUD serta kontribusi alumni secara sukarela.
  5. Lomba Pidato, Cerdas Cermat dan menulis naskah essay tentang kesehatan.

Kegiatan dikelola oleh Ikatan Keluarga Mahasiswa (IKM) dengan supervisor Pudir III Bidang Kemahasiswaan.

Program dan Kegiatan di dalam dan diluar proses pembelajaran, baik di dalam maupun di luar kelas untuk menciptakan suasana akademik yang kondusif terus ditingkatkan. Kegiatan di dalam proses pembelajaran meliputi : Diskusi kelompok dan penyajian/seminar kasus, bermain peran skill komunikasi, penugasan terstruktur : pembuatan makalah, kliping, dll. Kegiatan di luar proses pembelajaran, antara lain : Penerbitan buletin majalah dinding, Pengajian Senin Sore, Olah raga, Band.

Interaksi dosen – mahasiswa, secara formal dilaksanakan terkait kegiatan perkuliahan seperti : mengajar, bimbingan praktik klinik, bimbingan tugas akhir. Interaksi tidak langsung terjadi di media jejaring sosial Facebook. Interaksi sehari-hari adalah saat bertemu di kantin sekolah atau di lobby Ruang Kantor. Topik yang dibahas antara lain mengenai pengalaman praktik klinik, pengalaman rekreasi, pembelajaran, issu dan trend perkembangan keperawatan terkini serta harapan-harapan mahasiswa tentang pembelajaran.

Interaksi antar mahasiwa sehari-hari berlangsung saat diskusi, penugasan terstruktur. Interaksi sosial berlangsung saat istirahat/tidak ada perkuliahan, dimana mereka berdiskusi dan bercakap-cakap di kelas, teras, kantin dan lobby Ruang Kantor. Interaksi ini juga berlanjut di luar jam sekolah sebab rata-rata mahasiswa tinggal di Kos dan dalam 1 rumah kos terdapat beberapa orang mahasiswa yang berbeda angkatan. Topik yang dibahas dalam interaksi sesama mahasiswa antara lain : masalah pacar, perkuliahan, tugas, dan konsultasi laporan kasus.

Interaksi antar sesama dosen biasanya berlangsung setiap hari sebab berada dalam 1 ruangan yang sama. Topik yang dibahas biasanya tentang penilaian/evaluasi pembelajaran, perilaku mahasiswa selama mengajar, serta materi-materi perkuliahan yang sulit/terbaru. Interaksi formal berlangsung dalam kegiatan rapat bulanan dan rapat kepanitiaan. Adapun pembekalan tentang etika profesi terhadap mahasiswa include dalam Mata Kuliah Etika Keperawatan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s